18 Februari 2009

Kata Cerita


anak kutilang dipagar bambu
sudah dilarang masih merayu
bila mengenang getir dimadu
jangan menimang kasih selalu

cawan putih berbunga rampai
dibilang sahih namun tak pasti
bukan sedih karena mimpi
tapi gelisah menggugah hati

buah pinang dan daun sirih
tidak kenyang bila dikunyah
jangan dikenang hari yang sudah
karena bimbang selamanya resah

janda bukan perawan pun ragu
sudah ditekan masih lugu
tidak berkenan janganlah malu
apakah sungkan karena tidak tahu

ada petuah seorang gubernur ingatkan walikota dan bupati
jangan tambah lagi ibu pkk karena tak berarti
cukup yang sudah ada tinggal dipoles jadi
maka terserah jika kata ini mereka tak sudi

blang padang alun alun banda aceh
masuk dilarang muda mudi gelisah
tidak dihalang maksiat pun mewabah
sebab dipandang merusak syariah

tikus sekarang makan kertas
karena garang malu pun dilepas
sudah dilarang kepala masih keras
tidak dilarang kas bangsa makin terkuras

terima kasih jika mau dibaca
tidaklah susah walau hanya di eja
kurang tambah kurang perkara biasa
sudahlah sudah kata cerita ini kuakhiri saja


Kutaraja, 03/01/09

Tidak ada komentar:

Posting Komentar