18 Februari 2009
Masih Ada Waktu
merah diufuk barat mulai memudar
baris-baris putih keperakan sedikit mewarnai pagi
karena sisa malam masih bergayut, sedikit
hiasi rabu awal minggu pertama
bulan kedua tahun sekarang
berkah
anugrah
karunia
serasa mengiang
diujung dengar
lantas menikar menghela angin
yang menarikan ujung-ujung rambut
sembab dimata masih merah
menarik telunjuk menghela bekas tidur
jarak pandang masih buram, nanar
sebelum air membasuh kulit muka
untuk melepas warna pagi
aku hendak melangkah meraih asa yang akan tiba
menangkap jejak bersahut demi janji pada malam
sebelum tidur diambang pintu yang kutabal kata
aku akan bersaksi pada hati yang telah menggaris
untuk menuntun jujur
di tanah bumi
di bawah langit
di alam semesta
matahari sudah menatap
hangat pagi menghapus embun
masih ada pekik burung diatas ranting pohon
masih ada kupu-kupu menari diujung pucuk bunga
masih ada waktu sedia memberi harapan
masih ada kesempatan untuk menata hari dan malam
masih ada Tuhan junjungan Esa menuntun kita
Kutaraja, 31/12/08
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar