18 Februari 2009

Pantun Kenangan


Berkacak pinggang kacamata terang
Badul namanya jejaka desa
Rambutnya licin pakai selempang
Model sembarang tiada duanya

Nonton bioskop film India
Bandit diserang Badul pun girang
Anak mudanya jago berkuda
Badul berkhayal kapan jadi bintang

Tidur terlentang tangan dikening
Mengulang kisah bintang India
Bantal dipeluk tubuhnya dikenang
Gadis bersari nan cantik rupa

Pagi menjelang mimpi tak usai
Badul mengigau katanya tanggung
Karya di sawah telah menanti
Badul terlambat ayah meradang

Ke hulu airnya jernih
Beralas batu jongkok bersarung
Badul merengut melepas tingkah
Menguap pagi kabut menyanggah

Pematang sawah dikaki bukit
Duduk bersila diatas dangau
Badul selisik seribu ingat
Dara perawan dimasa lampau

Kain tenun dari Sumbawa
Pemberian Dara setahun silam
Tak kan melupa budi baiknya
Selalu menangkai siang dan malam

Sehari nyaris menutup petang
Tugas disawah berakhir sudah
Kerbau dipandu menuju kandang
Usai membajak tanah yang basah

Badul tengah bersolek diri
Menata rambut belah kesamping
Sepatu hitam celana jengki
Bagai penyanyi diatas panggung

Menyapa Dara masihkah mungkin
Sebab katanya sudah dipinang
Namun hatinya teguh dan yakin
Walau si Dara telah bertunang

Satu sahut cukup kenangnya
Apakah Dara masih sudi mampir?


Kutaraja, 15/02/09

Tidak ada komentar:

Posting Komentar